Baik kolam renang dalam maupun luar ruangan dianggap sebagai tempat yang bagus untuk anak kecil karena penuh dengan kesenangan dan kegembiraan. Namun, berdasarkan laporan yang dilakukan Komisi Keamanan Produk Konsumen, kolam renang penuh dengan bahaya. Dalam 5 tahun terakhir, lebih dari 400 anak tenggelam di kolam renang dan spa.

Saya di sini untuk berbagi dengan Anda beberapa bahaya yang telah dikonfirmasi dari penggunaan kolam renang dalam dan luar ruangan. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, Anda diingatkan untuk mengingat semua poin penting berikut ini. Anda perlu ekstra hati-hati saat membiarkan anak kesayangan Anda berenang di kolam renang. Anda harus memastikan bahwa Anda selalu waspada.

• Bahaya Pertama: Bahan kimia kolam renang
Klorin selalu menjadi hal pertama yang kami kaitkan dengan kolam renang. Namun, hingga saat ini, banyak orang yang tidak menyadari bahwa penggunaan kaporit untuk pembersihan kolam dan pengolahan air dapat menimbulkan efek negatif bagi manusia. Bagi orang yang alergi klorin, mereka mungkin menderita luka parah seperti kulit terbakar, kebutaan, dan kematian. Di sisi lain, bagi orang yang tidak alergi, mereka mungkin juga mengalami beberapa situasi seperti iritasi mata, ruam, hidung tersumbat, dll.

• Bahaya ke-2: Saluran air kolam
Banyak orang tua yang beranggapan bahwa berenang di kolam renang selalu lebih aman daripada berenang di laut atau sungai. Saluran air kolam dan perangkap penyedot air tidak pernah terlintas dalam pikiran mereka. Faktanya, barang-barang tersebut dapat dengan mudah membunuh anak-anak mereka. Saluran air dan perangkap penyedot air cenderung menyebabkan jari tangan, jari kaki, tangan, kaki, pakaian renang, dan rambut panjang anak-anak tersangkut. Saat anak kecil terjebak, mereka biasanya panik. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Mereka mencoba melarikan diri dengan berjuang keras. Saat mereka berjuang, mereka memiliki peluang lebih tinggi untuk tenggelam.

• Bahaya ke-3: Perangkat floatation
Hampir semua kolam umum dan pribadi dilengkapi dengan perangkat pelampung. Namun, banyak orang tua tidak benar-benar memeriksa apakah perangkat yang tersedia sesuai untuk anak kecil mereka atau tidak karena mereka biasanya membeli perangkat pelampung sendiri. Para orang tua yang terhormat, tidak peduli bagaimana Anda melindungi anak-anak Anda dengan perangkat pelampung, terkadang, kecelakaan dapat terjadi secara tidak terduga. Anak-anak mungkin keluar dari perangkat secara tidak sengaja dan mereka mungkin tenggelam. Jangan menaruh kepercayaan 100% pada perangkat apa pun.

• Bahaya ke-4: Tangga
Anak kecil mudah terluka di dekat tangga dan tangga, terutama jika mereka berenang di malam hari. Mereka tidak memperhatikan langkahnya dan akibatnya mereka mudah terpeleset dan jatuh ketika hendak keluar dari air. Untuk menghindari hal tersebut, orang tua harus selalu mengingatkan anaknya untuk ekstra hati-hati.

Secara serius, pengawasan orang dewasa sangat penting. Anak-anak yang berenang di kolam renang tanpa pengawasan orang dewasa berisiko tinggi tenggelam. Tidak peduli seberapa hebat anak-anak kecil mampu berenang, mereka berisiko jika tidak ada penjaga pantai dewasa atau terlatih di sekitar kolam. Mereka tidak pernah mempelajari CPR. Mereka tidak tahu bagaimana menyelamatkan diri mereka sendiri saat mereka panik.

Singkatnya, ketika anak-anak kecil berenang di kolam renang, orang dewasa harus memperhatikan 100%. Memfokuskan gerakan mereka di kolam adalah suatu keharusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *